Rocky Wowor, kader PDI Perjuangan Sulawesi Utara, dikenal konsisten menjaga disiplin partai dan pembinaan generasi muda.
Manado, CorongMasyarakat.com ━ Merah tak pernah pudar, ia hanya berpindah tangan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Jakarta, semangat ideologi Pancasila kembali ditegaskan sebagai fondasi utama perjuangan. Dalam garis ajaran Bung Karno, PDIP terus menempatkan diri sebagai partai pelopor wong cilik—partai yang tidak hanya berbicara tentang kekuasaan, tetapi tentang keberpihakan, keberanian, dan konsistensi menjaga demokrasi agar tetap berwatak kerakyatan.
Semangat itu tidak berhenti di pusat, tetapi hidup dan bekerja di daerah-daerah, dijaga oleh kader-kader ideologis yang setia pada garis partai. Di Sulawesi Utara, salah satu sosok yang merepresentasikan konsistensi tersebut adalah Rocky Wowor, anggota DPRD Provinsi Sulut periode 2024–2029 yang juga menjabat Ketua Taruna Merah Putih DPD PDI Perjuangan Sulut. Dengan pengalaman tiga periode di legislatif dan rekam jejak organisasi yang matang, Rocky Wowor dikenal sebagai kader yang menempatkan disiplin partai, pembinaan generasi muda, serta loyalitas ideologis sebagai satu tarikan napas perjuangan politik.
Momentum RAKERNAS 2026 menjadi ruang konsolidasi sekaligus pengingat bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kesinambungan antara pusat dan daerah, antara ideologi dan kerja nyata. Dari Jakarta hingga Bolaang Mongondow Raya, PDIP terus menegaskan komitmennya menghadirkan negara yang hadir bagi rakyat, menolak ketidakadilan struktural, serta membangun masa depan politik yang berakar pada nilai. Di usia ke-53 tahun, PDI Perjuangan tidak sekadar merayakan usia, tetapi meneguhkan janji: tetap setia pada ideologi, teguh dalam perjuangan, dan konsisten memenangkan kepentingan rakyat. Merdeka.
[ Om Lole ]






