Dosen Gizi Poltekkes Kemenkes Manado Edukasi Masyarakat Kalasey Dua tentang Pencegahan Stunting

Kesehatan, MINAHASA, SULUT8658 Dilihat

MINAHASA, CorongMasyarakat.com — Dosen Gizi Poltekkes Kemenkes Manado melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) di Desa Kalasey Dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Melalui Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Makanan Tinggi Protein untuk Pencegahan Stunting pada Balita di Desa Kalasey Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa.”

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu dan keluarga, mengenai pentingnya pemenuhan gizi serta konsumsi makanan tinggi protein sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Tim Pengabmas diketuai oleh Ruqayah Junus, SKM., M.Gizi, dengan anggota Nonce N. Legi, SST., M.Si dan Fitriyani M. Otoluwa, SST., MKM. Kegiatan tersebut turut didukung mahasiswa, yakni Glo, Timoti, Faiz, Dimas, dan Qylie.

Kegiatan dibuka oleh Kaur Umum Desa Kalasey Dua, Jane Tempoh, yang mewakili Kepala Desa. Turut hadir Sekretaris Desa Yolanda Manumpil, Ketua Kader Kesehatan Syane Mangangkung, serta para ibu yang tergabung dalam kelompok PKK, wanita usia subur (WUS), ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki bayi serta balita.

Edukasi Pentingnya Asupan Protein

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Pengabmas memberikan edukasi mengenai hubungan pemenuhan makanan bergizi, khususnya protein, dengan upaya pencegahan stunting.

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan standar usianya. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan asupan makanan yang tidak mencukupi serta infeksi.

Karena itu, upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak sebelum kehamilan hingga masa pertumbuhan anak. Wanita usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu yang memiliki bayi dan balita perlu memperhatikan kecukupan asupan zat gizi.

Selain memperhatikan kebutuhan gizi anak, ibu juga perlu menjaga status gizinya. Kondisi gizi ibu yang kurang dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah pertumbuhan pada janin maupun anak.

Protein menjadi salah satu zat gizi penting dalam proses pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh. Sumber protein dapat diperoleh dari berbagai bahan pangan, antara lain ikan, daging ayam, daging sapi, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

Protein juga berperan dalam berbagai proses fisiologis tubuh yang mendukung pertumbuhan, termasuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan serta mendukung pemanfaatan sejumlah mineral yang berkaitan dengan pertumbuhan anak.

Peserta Ikuti Pelatihan Pembuatan Makanan

Tidak hanya memberikan edukasi, tim Pengabmas juga menggelar pelatihan pembuatan makanan tinggi protein yang diperuntukkan bagi balita.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami pentingnya asupan protein, tetapi juga mampu menerapkannya dalam penyediaan makanan sehari-hari bagi anak dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Ket foto: Makanan tinggi protein hasil pelatihan tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Manado untuk mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan stunting pada balita. (Istimewa)

Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian cendera mata kepada kelompok mitra berupa speaker dan alat antropometri, serta bantuan transportasi bagi para peserta.

Ket foto : Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Manado bersama peserta dalam kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan makanan tinggi protein untuk balita di Desa Kalasey Dua. (Istimewa)

Tim Pengabmas berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kalasey Dua, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga terkait pemenuhan gizi serta pencegahan stunting.

Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari kelompok mitra serta peserta.

Penulis:
Ruqayah Junus, SKM., M.Gizi
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Manado.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *