Akurasi, penetrasi, dan ritme permainan yang padu mengantar Manado menang telak 78–39 atas Minahasa Utara.
Manado, CorongMasyarakat.com ━ Di Hall B KONI Manado, Senin, 17 November 2025, atmosfer lapangan memantul seperti gema semangat kota yang tak pernah tidur. Tim bola basket Manado datang bukan sekadar untuk bermain, tetapi untuk menegaskan identitas: kota ini adalah rumah dari keberanian, akurasi, dan gairah kompetitif. Pada hari itu, aliran tempo cepat, serangan lugas, dan pertahanan rapat menghadirkan pementasan yang nyaris teatrikal—sebuah drama olahraga yang disulut oleh disiplin dan determinasi.
Dari balik riuh penonton, satu nama melesat mencuri perhatian: Gabriell Rondonuwu, alumni Eben Haezar yang dalam beberapa pertandingan terakhir konsisten mencetak rata-rata point per game mencolok. Namun sore ini, ia tampil lebih dari sekadar konsisten—ia gemilang. Penetrasinya membelah pertahanan Minahasa Utara, akurasi tembakannya memantul bagai garis cahaya, dan kontribusinya menjelma menjadi energi yang menghidupkan seluruh ritme tim. Sebanyak 19 poin ia sumbangkan, menjadikannya motor utama kemenangan Manado.
Skor akhir 78–39 bukan hanya statistik; itu adalah pengumuman bahwa Manado datang dengan kualitas juara. Pelatih Kepala Herry Tumuwo menegaskan esensi kemenangan tersebut: “Kerjasama tim adalah yang terpenting. Anak-anak bermain bagus hari ini, effort semua pemain di atas rata-rata, menunjukkan kualitas pemain juara untuk Kota Manado.” PORPROV XII bukan sekadar lomba—ia adalah ruang lahirnya bintang. Dan hari itu, Gabriell Rondonuwu menjadi salah satu cahaya yang menerangi perjalanan Manado menuju jalur juara.
[ Om Lole ]






