Cahaya Putih dari Langowan: Gerakan Pangan Murah Bulog SulutGo dan Polres Minahasa, Sebuah Simfoni Kepedulian Rakyat

Ketika tangan negara menyapa dapur rakyat, beras SPHP menjadi simbol harapan dan keadilan sosial.


Minahasa, CorongMasyarakat.com ▬ Langowan Timur pagi itu tak sekadar menyambut matahari, tapi juga menyambut secercah keadilan sosial yang nyata. Di antara semilir angin pegunungan dan wajah-wajah rakyat kecil yang berderet membawa karung, tampak harmoni yang indah: negara hadir tanpa banyak bicara. Melalui Bulog SulutGo di bawah komando visioner Ermin Tora, bekerja sama dengan Polres Minahasa dan jajaran hingga ke pelosok—sebuah “Gerakan Pangan Murah” digelar bukan sebagai seremoni, melainkan sebagai bentuk kasih konkret untuk menstabilkan harga dan menenangkan hati rakyat.

Beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kg menjadi bukan sekadar komoditas, tapi simbol pengharapan di tengah gelombang ekonomi yang belum stabil. Polsek Langowan, Remboken, Tondano, hingga Sario–Manado, bergerak serentak membagikan 13.000 kilogram beras—sebuah orkestra solidaritas lintas wilayah. Di balik semua itu, ada sentuhan kepemimpinan Ermin Tora yang tenang namun tegas; menempatkan Bulog bukan hanya sebagai lembaga pangan, tapi sebagai jantung kemanusiaan yang berdetak untuk rakyat. Karena dalam setiap butir beras, tersimpan pesan: negara masih peduli, dan keadilan sosial belum mati.

[ Don ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *