Polemik antara Pertina dan Perbati menjadi sorotan DPRD Sulut sebagai cermin lemahnya tata kelola olahraga di daerah.
Manado, CorongMasyarakat.com ━ Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Jeane Laluyan, menyampaikan pernyataan tegas di tengah dinamika organisasi olahraga yang sedang menjadi sorotan publik. Melalui unggahannya di media sosial, Jeane menulis, “Mau Pertina atau Perbati, terserah… asal jangan atlet yang korban.” Ungkapan sederhana namun sarat makna itu menandai kepeduliannya terhadap masa depan atlet daerah di tengah tarik-menarik kepentingan pengurus cabang olahraga.
Dalam penjelasannya, Jeane menegaskan bahwa pembinaan atlet semestinya menjadi prioritas bersama, bukan justru terseret konflik internal. Ia mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak lahir dari perebutan posisi, melainkan dari konsistensi melatih, mendampingi, dan melindungi atlet. “Kita semua ingin olahraga Sulut maju, tapi jangan sampai atlet yang dirugikan,” ujarnya. Pernyataan ini sekaligus menjadi refleksi atas pentingnya menata tata kelola olahraga yang berkeadilan dan berorientasi pada pembinaan jangka panjang.
[ Om Lole ]






