Pjs. Ketua BPMS GMIM menyerukan panggilan damai dan ketaatan rohani bagi seluruh warga gereja di tanah Minahasa dan diaspora dunia.
CorongMasyarakat.com — Tomohon, 11 November 2025 — Dari tanah yang diberkati hujan kasih Tuhan, terdengar lembut suara seorang gembala — bukan sekadar suara administratif, tetapi gema rohani yang mengundang seluruh warga Gereja Masehi Injili di Minahasa untuk kembali menengadah dan mengingat siapa pemilik ladang pelayanan ini. Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Teol, selaku Pejabat Sementara Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, menyampaikan Seruan Penggembalaan yang sarat dengan keteduhan, kebijaksanaan, dan kesejukan iman. Di dalamnya, tersirat pesan: bahwa GMIM bukan sekadar lembaga, tetapi tubuh Kristus yang hidup, yang harus tetap berjalan dalam kasih dan kebenaran.
Dalam seruannya, sang gembala menegaskan kembali hakikat GMIM sebagai Gereja Tuhan di tanah Minahasa dan di seluruh dunia, yang diutus untuk memberitakan perbuatan-perbuatan besar Allah. Ia mengingatkan bahwa sejak GMIM berdiri secara mandiri pada 30 September 1934, kasih setia Tuhan tidak pernah meninggalkan persekutuan ini. Maka, di tengah dinamika dan pergumulan pelayanan, GMIM diminta untuk tetap melangkah dalam semangat koinonia, marturia, dan diakonia, menjaga kesatuan tubuh Kristus, serta menghidupi kasih dalam pekerjaan sehari-hari — baik di kolom, jemaat, wilayah, maupun sinode.
Pdt. Dr. Wenas yang baru menerima tongkat penggembalaan setelah rapat BPMS pada 27 Oktober 2025, menyampaikan dengan nada penuh perenungan: bahwa jabatan ini bukan sekadar tanggung jawab struktural, melainkan panggilan kudus. Ia mengajak seluruh pendeta, penatua, diaken, guru agama, hingga kostor jemaat untuk tetap menjalankan pelayanan dengan hati yang bersih, mendoakan seluruh proses persiapan Sidang Majelis Sinode Tahunan ke-38 GMIM, serta menjaga keseimbangan antara tugas rohani dan tanggung jawab sosial. “Tuhan Yesus Kepala Gereja menyertai kita semua,” tutupnya lembut — sebuah kalimat sederhana, namun bergema panjang di hati umat yang mendengarnya.
[ Don ]












