Bulog SulutGo Perkuat Stabilisasi Harga, Ermin Tora Dorong Akses Beras Terjangkau hingga Desa

Optimalisasi SPHP dan perluasan Gerakan Pangan Murah menjadi kunci menjaga daya beli dan ketahanan pangan masyarakat.

MANADO, CorongMasyarakat.com — Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga beras sekaligus memperluas akses pangan terjangkau bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tingkat daerah.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG SulutGo, Ermin Tora, Kamis (9/7), menjelaskan bahwa pihaknya mengusung dua fokus utama dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yakni menjaga stabilitas harga dan meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap beras.

“Pertama, untuk stabilisasi harga, penyaluran akan dioptimalkan melalui retail modern dan pasar rakyat, khususnya pasar yang masuk dalam skema SP2KP,” ujar Ermin.

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan agar distribusi beras dapat menjangkau berbagai lapisan pasar secara merata, sekaligus menekan potensi gejolak harga di tingkat konsumen.

Ket foto : Pedagang menata beras SPHP di kios pasar Tondano Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (8/7/2026). Distribusi beras oleh BULOG dilakukan untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga ketersediaan pangan di tingkat pasar. (Istimewa)

Sementara itu, pada aspek keterjangkauan, BULOG SulutGo memperluas distribusi melalui retail modern hingga ke wilayah desa. Selain itu, Gerakan Pangan Murah terus diperkuat dengan menyasar desa dan kelurahan yang membutuhkan intervensi harga.

“Dengan distribusi yang lebih dekat ke masyarakat, kami berharap kebutuhan pangan dapat terpenuhi, daya beli tetap terjaga, dan pada akhirnya turut menekan permintaan berlebih di pasar,” kata Ermin.

Menurutnya, pendekatan berbasis wilayah menjadi kunci efektivitas program. BULOG menggandeng pemerintah daerah, aparat desa, dan instansi terkait untuk mendata kebutuhan riil masyarakat. Data tersebut kemudian menjadi dasar penyaluran beras agar lebih tepat sasaran.

Pendekatan ini dinilai tidak hanya mempercepat distribusi, tetapi juga meningkatkan efisiensi waktu dan sumber daya. Di sisi lain, keterlibatan langsung aparat desa diharapkan mampu memperluas jangkauan program sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Upaya tersebut mencerminkan kerja nyata BULOG SulutGo dalam menjalankan amanah pemerintah pusat. Di tengah dinamika harga pangan, peran BULOG menjadi krusial sebagai penyangga stabilitas sekaligus penjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Dengan strategi distribusi yang semakin terarah dan kolaboratif, BULOG SulutGo menunjukkan bahwa stabilitas pangan bukan sekadar kebijakan, melainkan kerja konkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

(Om_Lole)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *