Bonyx Saweho, Dari Ring Dunia ke Pengabdian: Menginspirasi Generasi Muda Sulawesi Utara

MANADO, CorongMasyarakat.com — Nama Bonyx Yusak Saweho tidak hanya tercatat sebagai petinju berprestasi, tetapi juga sebagai sosok inspiratif yang terus memberi kontribusi bagi daerahnya. Perjalanan panjangnya di dunia tinju telah mengharumkan nama Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, di panggung internasional.

Bonyx Yusak Saweho saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Manado.

Bonyx mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada SEA Games 2001. Ia juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya petinju Indonesia yang tampil di Olimpiade Athena 2004, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitasnya di level dunia.

Selain itu, ia turut berpartisipasi dalam Asian Games 2002, serta menorehkan prestasi sebagai juara dalam ajang Piala Presiden Tinju. Di tingkat nasional, Bonyx juga berhasil meraih gelar juara pada Pekan Olahraga Nasional 2008, memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Tidak berhenti di situ, prestasi internasional lainnya diraih melalui kemenangan di kejuaraan tinju di India, menambah daftar panjang pencapaiannya di kancah global.

Kini, setelah melewati masa keemasan sebagai atlet, Bonyx memilih jalur pengabdian. Ia aktif membina generasi muda dan mendorong perkembangan olahraga, khususnya tinju, di Sulawesi Utara. Semangat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah yang dahulu membawanya ke puncak prestasi, kini ia tularkan kepada anak-anak muda.

“Dari ring kecil di Sulut, saya membawa mimpi besar untuk Indonesia,” ujar Bonyx, menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

Kehadiran Bonyx sebagai figur publik dan pembina olahraga dinilai penting dalam mencetak atlet-atlet baru yang berprestasi. Ia tidak hanya menjadi simbol kejayaan masa lalu, tetapi juga harapan masa depan olahraga Sulawesi Utara.

Dengan rekam jejak dan dedikasinya, Bonyx Saweho layak disebut sebagai petinju pemimpin inspirasi—sosok yang tidak hanya membanggakan di arena, tetapi juga membangun prestasi melalui pengabdian.

(*Om Lole)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *