MANADO, CorongMasyarakat.com — Perum BULOG mencatat realisasi pengadaan gabah dan beras dalam negeri sebanyak 4.104.573 ton per 7 Oktober 2026. Angka tersebut setara dengan 102,61 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton, sekaligus menandai keberhasilan BULOG melampaui target pengadaan tahun ini lebih awal dari jadwal yang ditetapkan.
Capaian tersebut turut mendapat kontribusi dari Kantor Wilayah BULOG Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo), yang merealisasikan pengadaan sebanyak 2.999 ton dari target 3.194 ton sepanjang 2026. Dengan demikian, realisasi pengadaan di wilayah SulutGo telah mencapai sekitar 93,9 persen dari target yang ditetapkan, berdasarkan data per 7 Oktober 2026.
Pemimpin Wilayah BULOG SulutGo, Dody Syahrial, dalam keterangan resmi tertanggal 9 Oktober 2026, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan pengadaan pangan dalam negeri. Capaian nasional tersebut dipandang sebagai hasil kerja bersama yang melibatkan petani, jajaran BULOG, TNI dan Polri, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait, serta seluruh mitra kerja.
Dukungan lintas sektor menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan pengadaan pangan. TNI dan Polri, melalui peran sebagai Tim Jemput Pangan, turut mendukung kegiatan pengadaan di lapangan. Sementara itu, petani menjadi unsur utama dalam menyediakan hasil produksi, didukung kebijakan, koordinasi, dan pendampingan dari instansi terkait.
Bagi BULOG SulutGo, capaian nasional tersebut menjadi dorongan untuk terus mengoptimalkan pengadaan gabah dan beras di wilayah kerja Sulawesi Utara dan Gorontalo. Realisasi 2.999 ton menunjukkan bahwa pelaksanaan penugasan pengadaan di daerah terus berjalan menuju target tahunan, meskipun masih terdapat selisih 195 ton yang perlu dikejar hingga akhir tahun.
Dalam keterangan resminya, Dody juga menekankan pentingnya dedikasi dan komitmen seluruh insan BULOG dalam mendukung keberhasilan pengadaan pangan nasional. Apresiasi tersebut sekaligus menempatkan kerja jajaran BULOG di daerah sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat ketersediaan pangan dan mendukung agenda swasembada pangan berkelanjutan.
Keberhasilan pengadaan nasional ini juga dikaitkan dengan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan penyerapan hasil produksi petani dalam negeri. Pelaksanaannya mengacu pada Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Tahun 2026–2029, sebagaimana disebutkan dalam keterangan resmi BULOG.
Memasuki momentum menuju dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus dorongan untuk menjaga konsistensi kinerja di sektor pangan. Bagi BULOG SulutGo, tantangan berikutnya adalah menuntaskan sisa target pengadaan dan menjaga kontribusi daerah agar tetap sejalan dengan agenda penguatan ketahanan pangan nasional.
Dengan sinergi petani, pemerintah, aparat, mitra kerja, dan seluruh jajaran BULOG, pengadaan pangan diharapkan terus memberikan kontribusi bagi penguatan cadangan pangan pemerintah serta keberlanjutan swasembada pangan Indonesia.
(Om Lole)












