GORONTALO,CorongMasyarakat.com — Penguatan tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Gorontalo memasuki fase baru. Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Bank SulutGo (BSG) menyepakati empat kerja sama strategis yang diarahkan pada digitalisasi transaksi, efisiensi pengelolaan kas daerah, perluasan inklusi keuangan, hingga penguatan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus kepastian pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Gorontalo Tahun Anggaran 2027 oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, S.T. dan Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah.
Kegiatan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Rabu (30/9/2026) malam.
Bagi Pemkab Gorontalo dan BSG, kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan kas daerah. Empat PKS yang disepakati juga diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan yang semakin terintegrasi secara digital, termasuk memperluas penerapan transaksi digital hingga pemerintahan desa.
“Empat PKS ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan terintegrasi secara digital. Harapan kami, Kabupaten Gorontalo bisa menjadi model kawasan digital yang inklusif di Sulawesi,” ujar Revino M. Pepah.
Empat kerja sama menjadi pijakan
Empat kesepakatan yang ditandatangani mencakup sejumlah agenda yang berkaitan langsung dengan penguatan sistem keuangan daerah.
Pertama, pengelolaan dan penyimpanan RKUD Kabupaten Gorontalo.
Kedua, pengembangan dan penerapan digitalisasi sistem transaksi keuangan hingga pemerintahan desa.
Ketiga, akselerasi inklusi keuangan daerah sekaligus peningkatan efisiensi tata kelola kas.
Keempat, penguatan pembiayaan sektor usaha mikro melalui KUR Bohusami.
Rangkaian kerja sama tersebut memperlihatkan bahwa kemitraan pemerintah daerah dan perbankan ditempatkan tidak sebatas pada fungsi penyimpanan serta pengelolaan dana daerah. Ada agenda yang lebih luas, yakni mendorong sistem transaksi yang semakin terdigitalisasi sekaligus membuka akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
RKUD 2027 tetap dikelola BSG
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa pengelolaan RKUD Kabupaten Gorontalo untuk Tahun Anggaran 2027 tetap dipercayakan kepada Bank SulutGo.
Keputusan itu sekaligus menjadi bagian dari kesinambungan kemitraan antara pemerintah daerah dan BSG dalam pengelolaan keuangan daerah.
Pemkab Gorontalo berharap Bank SulutGo terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan mandat pengelolaan dana daerah.
Dari sisi perbankan, Revino memastikan BSG berupaya menjaga kualitas layanan sekaligus terbuka terhadap evaluasi dari pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen akan memberikan layanan yang sebaik mungkin. Apabila ada kekurangan, kami senantiasa menerima masukan dari pemerintah daerah demi menyempurnakan kemitraan ini ke depan,” kata Revino.
Pernyataan tersebut menempatkan hubungan Pemkab Gorontalo dan BSG sebagai kemitraan yang tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi juga menekankan pentingnya evaluasi dan penyempurnaan layanan.
Digitalisasi menyasar hingga tingkat desaPenguatan digitalisasi menjadi salah satu agenda penting dalam kerja sama tersebut.
Penerapan sistem transaksi keuangan hingga pemerintahan desa diharapkan dapat memperluas penggunaan layanan keuangan digital sekaligus mendukung tata kelola yang lebih efisien.
Langkah itu diperkuat dengan peluncuran Kawasan Digital Kabupaten Gorontalo pada rangkaian acara yang sama.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan launching SPTJ JAMKESDA, apresiasi kepada TP2DD, penyerahan Business Matching, penyaluran KUR Bohusami BSG, termasuk program Baternak Sapi dan BSG Perempuan Hebat, serta penyerahan QRIS Merchant dan hadiah undian.
Rangkaian tersebut menunjukkan luasnya spektrum kolaborasi yang dibangun, mulai dari transaksi pemerintahan, layanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
KUR Bohusami dorong UMKM naik kelas di sektor ekonomi masyarakat, KUR Bohusami BSG menjadi salah satu instrumen yang mendapat perhatian.
Melalui program tersebut, Bank SulutGo menyatakan komitmennya untuk mengawal UMKM lokal agar dapat berkembang dan naik kelas melalui akses pembiayaan.
Revino juga memberikan apresiasi terhadap berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan Pemkab Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi.
Bagi BSG, dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat kemitraan perbankan agar tidak hanya dirasakan oleh pemerintah daerah, tetapi juga pelaku usaha di tingkat masyarakat.
Dengan demikian, kerja sama yang dibangun memiliki dua sisi yang berjalan beriringan: penguatan tata kelola keuangan pemerintah daerah dan perluasan akses ekonomi bagi masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor
Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Gorontalo, manajemen Bank SulutGo, serta perwakilan Bank Indonesia.
Dari Pemkab Gorontalo dan Forkopimda hadir Bupati Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Dandim 1315/KG Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, Kapolres Gorontalo AKBP K.I. Ide Bagus Tri, Kajari Kabupaten Gorontalo Laurence Hasiholan Pasaribu, Dansatradar 207 Kwandang Letkol Lek. Yohanes Kristiardi, Ka Akun Lanal Gorontalo Kapten Laut (S) Andrik Sujatmoko, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur bersama jajaran pimpinan OPD.
Dari Bank SulutGo hadir Direktur Utama Revino M. Pepah, Komisaris BSG Pusat Djafar Alkatiri, dan Komisaris BSG Rania Riris Ismail. Turut hadir Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destryan H.B.A.
Kehadiran lintas lembaga tersebut memperlihatkan bahwa agenda digitalisasi keuangan daerah dan penguatan inklusi keuangan membutuhkan kerja bersama, bukan hanya antara pemerintah daerah dan perbankan.Pada akhirnya, empat PKS tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat kemitraan Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo pada 2027. Tantangannya kini bukan sekadar menjaga kesepakatan tetap berjalan, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar terasa dalam tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transaksi masyarakat yang semakin mudah, serta UMKM yang memiliki ruang lebih besar untuk berkembang.
(Om Lole)












![Ket foto: Sangadi Meyti Noya menyerahkan bantuan air mineral kepada warga Wineru, simbol kepedulian yang mengalir tanpa batas. [ Istimewa ]](https://corongmasyarakat.com/wp-content/uploads/2025/11/InShot_20251105_151200010-300x178.jpg)