Menyalakan Iman, Menyusuri Jalan Baru: Rally Natal ICHTHUS Manado dan Jejak Orang Majus

Khotbah Pdt. Dr. Alma Shephard Supit Mengajak Umat Merespons Natal dengan Iman, Bukan Ketakutan


Manado, CorongMasyarakat.com ━ Ritme pujian dan doa menggema dari ICHTHUS Center Manado, Minggu pagi (14/12), ketika Rally Natal Gereja ICHTHUS digelar sebagai pembuka rangkaian ibadah Natal 2025. Bukan sekadar perayaan tahunan, ibadah ini menjelma menjadi ruang perjumpaan iman yang hangat, dihadiri jemaat serta tokoh masyarakat dan pemerintah. Kehadiran Wakil Wali Kota Manado yang diwakili Kadis Perindag Hendrik Waroka, S.Pd.DEA, bersama para pemimpin lokal, menegaskan bahwa Natal adalah peristiwa iman yang juga menyentuh ruang sosial dan kebangsaan.

Ket foto : Kadis Perindag Manado Hendrik Waroka, S.Pd., DEA mewakili Wali Kota Manado saat menghadiri Rally Natal Gereja ICHTHUS sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap nilai iman dan kebersamaan. (Kolase : CorongMasyarakat.com)

Melalui pembacaan firman Tuhan dari Matius 2:1–12, Pdt. Dr. Alma Shephard Supit mengajak jemaat menelusuri kembali kisah Orang-orang Majus dari Timur—para pencari terang yang berani melangkah meninggalkan zona nyaman. Dengan gaya tutur reflektif dan tajam, ia mengurai tiga tipe respons manusia terhadap kelahiran Kristus: para imam yang tahu namun tak bergerak, Herodes yang takut kehilangan kuasa, dan Orang Majus yang taat berjalan mengikuti petunjuk Tuhan. “Saudara hadir hari ini berarti saudara mengagungkan Tuhan, karena saudara percaya Dia lahir,” tegas Pdt. Supit, sembari mengingatkan bahwa Natal bukan peristiwa satu bulan, melainkan sikap hidup yang dirayakan setiap hari.

Ket foto: Prosesi penyalaan lilin dalam Rally Natal Gereja ICHTHUS Manado menjadi simbol terang iman yang dibagikan bagi sesama dan kota Manado. (Dok.CorongMasyarakat.com)

Momentum sakral kian terasa saat prosesi penyalaan lilin dilakukan bersama para tokoh yang hadir, menjadi simbol terang yang dibagikan tanpa syarat. Dr. Daniel Palit, SE—tokoh masyarakat Sulawesi Utara—menyampaikan bahwa Rally Natal ini mencerminkan wajah iman yang dewasa dan membumi. “Ibadah ini menguatkan persatuan, menumbuhkan harapan, dan mengingatkan kita bahwa nilai Natal harus diwujudkan dalam kerja, pelayanan, dan kepedulian sosial,” ujarnya. Hal Senada disampaikan, Lurah Tanjung Batu Jean Henry Komaling, S.Sos, mengapresiasi ibadah ini sebagai energi moral bagi masyarakat. Sementara itu, Hendrik Waroka mewakili Wali Kota Manado menegaskan bahwa semangat Natal yang dibangun Gereja ICHTHUS sejalan dengan visi kota yang rukun, inklusif, dan penuh kasih. Rally Natal ini pun bukan hanya tentang merayakan kelahiran Kristus, tetapi tentang keberanian umat untuk memilih jalan baru—jalan iman yang telah Tuhan sediakan melalui Yesus Kristus.

[ Om Lole ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *