Bitung, CorongMasyarakat.com _ Perum BULOG berhasil mencatatkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya sejak berdiri, total stok beras yang dikelola berhasil menembus angka 5 juta ton, menjadi bukti nyata penguatan ketahanan pangan nasional.
Pencapaian ini diumumkan pada Kamis (23/04/2026), di mana data mencatat stok beras mencapai tepat 5.000.198 ton.
Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, melainkan wujud komitmen negara menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh rakyat.
“Pencapaian ini menjadi fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pangan yang cukup dan terjangkau,” ujarnya saat mendampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak).
Menteri Pertanian pun memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran BULOG yang telah berhasil mengumpulkan cadangan beras dalam jumlah masif tersebut.

Keberhasilan ini diraih berkat optimalisasi penyerapan gabah dan beras dari petani dalam negeri, penguatan koordinasi lintas sektor, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Saat ini, BULOG didukung oleh lebih dari 1.500 gudang milik sendiri dan 1.200 gudang mitra yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Secara spesifik untuk wilayah Kantor Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), stok beras saat ini tercatat sebanyak 19.485 ton. Angka tersebut direncanakan akan bertambah melalui pengadaan dan penyebaran stok nasional yang mencapai 46.000 ton, sehingga menjamin ketersediaan pangan hingga Februari 2027 mendatang.
Dengan cadangan yang melimpah ini, BULOG siap berperan maksimal sebagai stabilisator harga, penanganan kondisi darurat, serta pendukung program bantuan pangan pemerintah. Capaian ini diharapkan menjadi energi baru untuk mewujudkan swasembada dan kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan
[Don*]












